Saya ingin katakan sekarang berpetualang bukan hanya untuk bersenang-senang, lebih dari itu. Saya ingin merefleksikan diri pada alam, saya setuju manusia lebih baik dihajar oleh alam itu sendiri atau lebih dari manusia bebas menghakimi, saya begitu heran kepada orang begitu pragmatis pemikirannya, membangun karakter seseorang dengan metode kontak fisik. Metode-metode yang aneh dalam Andragogi semacam ini.
"Manusia perlu dibina atau di binasakan?"
Kita bisa melihat pohon dipukul dan dipalu pohon masih tetap hidup tapi hanya sekedar hidup, setelah itu mati.
Menghadapi soal keberanian dan panggilan-panggilan tentang hidup seolah saya terus bertanya pada diri ini, mengapa banyak orang yang masih menerima diri-nya di kontrol oleh manusia lain. Kalau begitu orang-orang seperti ini akan tenggelam-kedalam-samudra yang dalam, sungguh menyedihkan rasanya hidup seperti ini sangat tidak--nyaman.
Menghadapi soal keberanian dan panggilan-panggilan tentang hidup seolah saya terus bertanya pada diri ini, mengapa banyak orang yang masih menerima diri-nya di kontrol oleh manusia lain. Kalau begitu orang-orang seperti ini akan tenggelam-kedalam-samudra yang dalam, sungguh menyedihkan rasanya hidup seperti ini sangat tidak--nyaman.
Saya bersamamu orang-orang malang, dan penderitaan.
Saya bersamamu melawan kepongahan tentang hidup
Saya tidak bisa lagi mati meski di caci
Terus terang, saya tidak bisa tenang atas adanya kesewenang-wenangan
Saya ingin menempuh jalan hidup-ku sendiri walau tak satu orang pun tahu, kebebasan-kah, kesehatan-kah, atau pelbagai rupa lainnya. Terkadang saya pernah berfikir ingin menjadi apakah saya. Menjadi seorang idealis atau realis. Atau menjadi keduanya?
Pada saat ini saya mulai membangun kalimat afirmasi dalam hidup, saya tekan-kan pada diri sendiri, saya bisa ber-idealis sampai batas-batas nafas saya berakhir. Dan mengutarakan keadaan dengan realistis ketika manusia sudah mulai lupa dengan kebenaran dan apatis akan sekitar.
Cemara-cemara hijau dan pucat
Wajah murung di balik kabut
Lembut namun sayu
Dinginnya malam di balik api unggun
Hangat namun haru
