Sunday, December 15, 2019
Kontemplasi Omong Kosong!
Monday, November 25, 2019
Jakarta-Bandung Belum Terkoneksi (TOL CIKAMPEK)
nyatanya itu menyenangkan
Saya tanya apa kau ini seorang peri?
Dia tersipu malu dan pergi
Ternyata sudah ada kucing mengintai
Waktu-waktu tertentu kota ini dapat berubah
Dapat berubah menjadi lebih lembut
Tanpa merusak yang angkuh
Saya di taman ini seorang diri menikmati soal kesunyian
Menunggu sebuah jawaban, dengan pertanyaan yang tak sempat saya sampaikan
Ada yang datang hanya untuk singgah
Ada yang pergi tanpa mengucap permisi
Ada yang meminta tanpa memberi
Dan ada yang berharap, esoknya tak pernah kembali
Saturday, October 05, 2019
Disisi Lain Pejalan
Sunday, September 08, 2019
Menghela Nafas
Sunday, August 25, 2019
Hampir Habis
Saturday, July 20, 2019
Belum Menentukan
Monday, June 17, 2019
Cendra Mata dan Sebuah Tanya dari Jogja
Tuesday, June 04, 2019
ALMARHUM BERKEMBANG MENJADI ALBUM
Wednesday, May 15, 2019
Belum Berakhir
Sunday, April 07, 2019
Belum terlihat
Wednesday, March 13, 2019
Belum menemukan
Monday, February 25, 2019
Kuning Yang Agung
Lihat buih air itu
Keruh di hulu hingga ke hilir
Dengar gemercik air itu
Deras Nya tak berhenti mengalir
Apakah kau tahu bahaya obyektif itu?
Terhempas dalam riam, bersikap pasif itu lebih aman
Apakah kau tahu bahaya subyektif itu?
Tidak mawas diri hilang kendali kurang cekatan
Selepas gerimis menghampiri
Memilih untuk menetepi
Melihat kondisi saat ini, kompromi adalah kunci
Satu dua tiga dayung sudah pasti terlampaui
Tertawa dengan yang kau hadapi
Rasa takut kau hindari
Apakah kau sadar, nyatanya kau telah sampai disini
Tidak berhenti dalam satu perjalanan
Perjalanan lain tidak jauh lebih dari menakutkan
Mencoba peka dengan keadaan
Mengabaikan hal-hal pribadi menjadi sebuah pengakuan
Sanjungan-sanjungan lembut manusia adalah maut
Kemasyhuran dan populer adalah ledakan rasa sakit