Masa-masa muda adalah masa dimana asik-asiknya kita berkelana
Mencari arah tanpa berkeluh kesah
Menapaki daerah-daerah menyetuh dan bertemu pada masyarakatnya
Nusantara tidak ada habisnya jika dilewati masa muda begitu saja
Manusia yang sia-sia adalah manusia yang tidak mengabiskan waktunya untuk berkelana dan bicara banyak hal kepada rekan sejagatnya
Apa yang ia kira, rupanya hanya bergelut di posisi yang sama
Tekadang langit Jakarta berwarna biru ke merah-merahan
Pantulan lampu jalan menjadi teman perjalanan
Sangat lembut seperti sapuan angin
Jakarta sebentar lagi menjadi mantan ibu kota
Begitu isunya
Banyak rupa-rupa manusia disana
Sekarang saya bersama mereka di dalamnya
Dengan cinta tanpa prasangka
Apa mereka merasakan hal yang sama?
Saya rasa belum..