Dalam usaha mencapai tujuan nasional masih banyak yang
mempunyai pandangan berbeda atau persepsi berbeda. Untuk itu pemerintah
Indonesia telah mempunyai rumusan dalam konsep pandangan nasional yang
komprehensif dan integral dalam bentuk wawasan nusantara. kawasan ini akan
memberikan konsepsi yang sama pada peserta didik tentang visi ke depan bangsa
Indonesia untuk menciptakan kesatuan dan persatuan, sehingga akan menghasilkan
integrasi nasional. Secara etimologis, integrasi berasal dari kata integrate,
yang artinya memberi tempat bagi suatu unsur demi suatu keseluruhan. Kata
bendanya Integrasi berarti utuh. Menurut Kusrahmadi Secara teoretis integrasi
dapat dilukiskan sebagai pemilikan perasaan keterikatan pada suatu pranata
dalam suatu lingkup teritorial guna memenuhi harapan-harapan yang bergantung
secara damai di antara penduduk. Oleh
karena itu, pengertian integrasi adalah membuat unsur-unsurnya menjadi satu
kesatuan dan utuh.
Integrasi berarti menggabungkan seluruh bagian menjadi
sebuah keseluruhan dan tiap-tiap bagian diberi tempat, sehingga membentuk
kesatuan yang harmonis dalam kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI) yang
bersemboyankan “Bhineka Tunggal Ika”. Integrasi nasional merupakan hal yang
didambakan yang dapat mengatasi perbedaan suku, antargolongan, ras, dan agama
(SARA). Kebhinekaan ini merupakan aset bangsa Indonesia jika diterima secara
ikhlas untuk saling menerima dan menghormati dalam wadah NKRI.
Masyarakat Indonesia sangat heterogin dan pluralistis. Oleh
karena itu, bagi integrasi sosial budaya unsur-unsurnya memerlukan nilai-nilai
sebagai orientasi tujuan kolektif bagi interaksi antarunsur. Dalam hubungan ini
ideologi bangsa, nilai nasionalisme, kebudayaan nasional mempunyai fungsi
strategis. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menggantikan
nilai-nilai tradisonal dan primodial yang tidak relevan dengan masyarakat baru.
dengan demikian nilai nasionalisme memiliki nilai ganda, yaitu selain meningkatkan
integrasi nasional, juga berfungsi menanggulangi dampak kapitalisme dan
globalisasi serta dapat mengatasi segala hambatan ikatan primordial.
Dalam integrasi nasional masyarakat termotivasi untuk loyal
kepada negara dan bangsa. Dalam integrasi terkandung cita-cita untuk menyatukan
rakyat mengatasi permasalahan SARA melalui pembangunan integral. Integrasi
nasional yang solid akan memperlancar pembangunan nasional dan pembangunan yang
berhasil akan memberikan dampak positip terhadap negara dan bangsa sebagai
perwujudan nasionalisme. Dengan berhasilnya pembangunan sebagai wujud
nasionalisme, konflik-konflik yang mengarah kepada perpecahan atau disintegrasi
dapat diatasi karena integrasi nasional memerlukan kesadaran untuk hidup
bersama dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis. Negara dan bangsa sebagai
institusi yang diakui, didukung, dan dibela oleh rakyat diharapkan mampu
mengakomodasikan seluruh kepentingan masyarakat dan memperjuangkan nasib
seluruh warga bangsa.
Sumber :
http://darealekonomi.blogspot.co.id/2015/03/integrasi-negara-kesatuan-republik.html
No comments:
Post a Comment