Monday, October 16, 2017

Senyummu bagaikan Hutan rimba raya itu, dekat dengan sepi penuh dengan misteri

Tatapanmu itu buaian mentari pagi,
Seperti kerajaan dalam bintang-bintang

Petang telah datang dan dia menghilang
Aku terbang melintasi langit biru itu
Melampaui keluasaannya Yang tak berwatas

Biar aku pergi melintasi langit itu
Mengungkap keindahaannya dikala surya dihalangi awannya

Aku telah mendarat, diantara dahan-dahan pohon, diantara ketinggian
Sangat jauh dijangakau namun semuanya bisa mencapai

Ake mendengar desir angin itu, lembut namun sayu
Tidak ada yang tahu
Mereka sedang terbuai dengan nyanyian alam itu

No comments:

Post a Comment