Sunday, December 15, 2019

Kontemplasi Omong Kosong!


Januari – Bagian I

Hujan di ibu kota
Jalan raya di sudut trotoar masa tahun baru
Terpancar bias cahaya lampu jalan itu
Angin menyapu keras kesunyian pukul satu

Deru suara motor tidak terdengar lagi
Yang ada hanya suara hujan
Suaranya lembut
Dan dingin

Segelas cangkir teh hangat
Satu sendok teh gula pasir saya tuangkan
Minuman itu tidak kunjung saya minum

Saya hampir tenggelam
Pagi pagi sekali saya bangun
Saya diselamatkan oleh Tuhan
Ternyata awal tahun adalah sebuah peringatan


Februari - Bagian II

Adakah hasil dari yang disembunyikan
Jawabnya ada
Jika kau masih bertanya-tanya
Tandanya
Kau sedang kehilangan

Monday, November 25, 2019

Jakarta-Bandung Belum Terkoneksi (TOL CIKAMPEK)

Menemukan mu diwaktu-waktu rawan,
nyatanya itu menyenangkan
Sebagaian orang menilainya gila
Atau mungkin tak laik guna

Saya dapati matanya kunang-kunang bersinar
Saya tanya apa kau ini seorang peri?
Dia tersipu malu dan pergi
Ternyata sudah ada kucing mengintai

Waktu-waktu tertentu kota ini dapat berubah 
Menjadi dingin dan hangat
Dapat berubah menjadi lebih lembut
Tanpa merusak yang angkuh

Saya di taman ini seorang diri menikmati soal kesunyian
Menunggu sebuah jawaban, dengan pertanyaan yang tak sempat saya sampaikan
Ada yang datang hanya untuk singgah
Ada yang pergi tanpa mengucap permisi
Ada yang meminta tanpa memberi
Dan ada yang berharap, esoknya tak pernah kembali

Saturday, October 05, 2019

Disisi Lain Pejalan

Oktober

Menemukan jalan-jalan yang terjal dan berbatu
Ini bukan pilihan
Kenyataannya seperti itu
Mau tidak mau perlu dihadapi

Jika sekali berbalik arah yang kau temu hanyalah jurang
Nikmatilah...
Mungkin jalan-jalan berikutnya landai dan berkelok
Atau bisa jadi sebuah tanjakan menemukan keberanian hidup